SEMANGAT MENCERDASKAN BANGSA
Showing posts with label INFO PENDIDIKAN. Show all posts
Showing posts with label INFO PENDIDIKAN. Show all posts

Saturday, 13 July 2013

STRUKTUR KURIKULUM 2013 SMA/MA



Dalam teori kurikulum (Anita Lie, 2012) keberhasilan suatu kurikulum merupakan proses panjang, mulai dari kristalisasi berbagai gagasan dan konsep ideal tentang pendidikan, perumusan desain kurikulum, persiapan pendidik dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana, tata kelola pelaksanaan kurikulum --termasuk pembelajaran-- dan penilaian pembelajaran dan kurikulum.
Struktur kurikulum dalam hal perumusan desain kurikulum, menjadi amat penting. Karena begitu struktur yang disiapkan tidak mengarah sekaligus menopang pada apa yang ingin dicapai dalam kurikulum, maka bisa dipastikan implementasinya pun akan kedodoran.

Tiga Persiapan untuk Implementasi Kurikulum 2013
ADA pertanyaan yang muncul bernada khawatir, dalam uji publik kurikulum 2013? Persiapan apa yang dilakukan Kemdikbud untuk kurikulum 2013? Apakah sedemikian mendesaknya, sehingga tahun pelajaran 2013 mendatang, kurikulum itu sudah harus diterapkan. Menjawab kekhawatiran itu, sedikitnya ada tiga persiapan yang sudah masuk agenda Kementerian untuk implementasi kurikulum 2013. Pertama, berkait dengan buku pegangan dan buku murid. Ini penting, jika kurikulum mengalami perbaikan, sementara bukunya tetap, maka bisa jadi kurikulum hanya sebagai “macan kertas”.
Pemerintah bertekad untuk menyiapkan buku induk untuk pegangan guru dan murid, yang tentu saja dua buku itu berbeda konten satu dengan lainnya.
Kedua, pelatihan guru. Karena implementasi kurikulum dilakukan secara bertahap, maka pelatihan kepada guru pun dilakukan bertahap. Jika implementasi dimulai untuk kelas satu, empat di jenjang SD dan kelas tujuh, di SMP, serta kelas sepuluh di SMA/SMK, tentu guru yang diikutkan dalam pelatihan pun, berkisar antara 400 sampai 500 ribuan.
Ketiga, tata kelola. Kementerian sudah pula mnemikirkan terhadap tata kelola di tingkat satuan pendidikan. Karena tata kelola dengan kurikulum 2013 pun akan berubah. Sebagai misal, administrasi buku raport. Tentu karena empat standar dalam kurikulum 2013 mengalami perubahan, maka buku raport pun harus berubah.
Intinya jangan sekali-kali persoalan implementasi kurikulum dihadapkan pada stigma persoalan yang kemungkinan akan menjerat kita untuk tidak mau melakukan perubahan. Padahal kita sepakat, perubahan itu sesuatu yang niscaya harus dihadapi mana kala kita ingin terus maju dan berkembang. Bukankah melalui perubahan kurikulum ini sesungguhnya kita ingin membeli masa depan anak didik kita dengan harga sekarang.
Untuk pembagian jam dalam setiap peminatan adalah sebagai berikut:
 
Silahkan download struktur kurikulum 2013 disini

Monday, 24 June 2013

NUPTK BARU, 24 JUNI 2013 PUKUL 13.00 EROR


Informasi mengenai pembuatan NUPTK 2013 semakin hangat diperbincangkan. Hal ini mengingat banyaknya peminat dan pentingnya NUPTK. Sesuai rilis dari PADAMU NEGERI pendaftaran NUPTK baru siap dimulai pada 24 juni pukul 13.00 WIB

"Pengguna PADAMU NEGERI yth.
Sehubungan dengan persiapan finalisasi prosedur maka proses pengajuan NUPTK Baru direncanakan akan dirilis mulai 24 Juni 2013 Pk. 13.00 WIB.
Sebagai informasi awal, perlu kami sampaikan bahwa syarat pengajuan NUPTK Baru periode 2013 hanya berlaku khusus untuk Pendidik (Guru), Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah yang belum memiliki NUPTK dan bertugas di satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB baik Negeri atau Swasta dibawah naungan Kemdikbud.
Adapun bagi PTK selain Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah juga akan diberi kesempatan untuk teregister aktif mendapatkan PegID (Pegawai Register ID) pada sistem PADAMU NEGERI. PegID ini nantinya sebagai syarat untuk pengajuan NUPTK Baru di masa yang akan datang.
Demikian informasi yang disampaikan, mohon maklum dan terima kasih atas pengertian serta kerjasamanya.
Salam PADAMU NEGERI
Admin Pusat
BPSDMPK-PMP KEMDIKBUD
Namun saat dikses Web padamu negeri pada jam tersebut ternyata terdapat keterangan problem loading. sehingga tidak bisa diakses hingga kini.

Wednesday, 5 June 2013

INFORMASI NUPTK 2013


 
NUPTK dibangun oleh Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas tahun 2006.
Seiring dengan program Reformasi Birokrasi, NUPTK sejak tahun 2011 dikelola oleh Sekretariat Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK-PMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam perkembangannya, NUPTK menjadi syarat utama yang harus dimiliki oleh seluruh PTK se-Indonesia untuk dapat mengikuti program-program Kementrian lainnya, antara lain:
  • Sertifikasi PTK
  • Uji Kompetensi PTK
  • Diklat PTK, dan
  • Aneka Tunjangan PTK

Mengapa harus VerVal Ulang NUPTK 2013?

  1. NUPTK yang dikelola oleh PMPTK sejak tahun 2006 - 2010 kemudian dikelola oleh BPSDMPK-PMP sejak 2011 menjadi kode referensi utama untuk dapat mengikuti berbagai program pengembangan PTK yang dilaksanakan oleh Kemdikbud, antara lain: Sertifikasi, Uji Kompetensi, Diklat, dan Aneka Tunjangan PTK lainnya.
  2. BPSDMPK-PMP yang bertanggungjawab sepenuhnya terhadap pengelolaan NUPTK sangat berkepentingan melakukan VerVal Ulang NUPTK 2013 dalam rangka meningkatkan penjaminan mutu pendidikan nasional khususnya para PTK.
  3. Dengan peran aktif PTK dalam melaksanakan program VerVal Ulang NUPTK periode 2013 ini. BPSDMPK-PMP dapat membantu progress penjaminan peningkatan mutu para PTK dengan lebih obyektif, transparan, akurat dan berkesinambungan.
  4. Data PTK hasil VerVal Ulang NUPTK yang dikelola oleh BPSDMPK-PMP akan menjadi sumber referensi utama untuk pelaksanaan program-program peningkatan mutu PTK yang dilaksanakan oleh Direktorat Kemdikbud terkait pada tahapan selanjutnya.

Apa manfaat bagi PTK?

  1. Setiap PTK diberi akun login untuk dapat memutakhirkan data personal masing-masing setiap saat setiap waktu darimana saja secara online 24 jam.
  2. Setiap PTK akan diberi fasilitas media jejaring sosial untuk saling berbagi, berkomunikasi dan berkolaborasi antar PTK se-Indonesia.
  3. Setiap PTK akan memiliki Kartu Digital NUPTK yang uptodate di http://padamu.kemdikbud.go.id/kode_nuptk (dalam proses pengembangan)
  4. Setiap PTK akan diberi fasilitas ruang penyimpanan (storage) online untuk menyimpan beragam arsip dokumen secara digital seperti: Ijazah, Sertifikat, Piagam-Piagam, Surat Tugas, dan lain sebagainya (dalam proses pengembangan)

Thursday, 23 May 2013

PENGUMUMAN RESMI HASIL UN 2013 SMA/MA/SMK SELURUH INDONESIA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengumumkan hasil akhir Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA dan sederajat. “Walaupun pada pelaksanaan UN sebelumnya ada penundaan di 11 provinsi, kami bertekad pengumuman hasil UN ini tidak boleh tertunda juga,” kata Nuh di Jakarta, Kamis (23/5).“ Kami sudah bisa merampungkan ini dan mudah-mudahan besok sudah bisa diumumkan di daerah-daerah dan di sekolah-sekolah.”
Menurut dia, kewenangan terkait teknis atau cara pengumuman hasil UN diserahkan penuh oleh Kemendikbud kepada pihak sekolah.“Kami tidak mengatur tentang itu, boleh pakai amplop atau boleh juga dengan mengundang orangtua murid. Itu bagian dari kewenangan sekolah masing-masing,” ujarnya.
Mendikbud memaparkan bahwa jumlah peserta UN SMA/MA tahun ajaran 2012–2013 adalah 1.581.286 siswa, dan siswa yang dinyatakan lulus UN berjumlah 1.573.036 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 8.250 siswa. Hal itu, kata dia, menunjukkan tingkat kelulusan UN SMA/MA tahun ini mencapai 99,48 persen, dan persentase ketidaklulusannya adalah 0,52 persen. “Berarti persentase kelulusan tahun 2013 ini turun 0,02 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 99,5 persen,” jelasnya.
Selain itu, Nuh memaparkan jumlah peserta UN SMK sebanyak 1.106.140, dan siswa yang dinyatakan lulus UN SMK berjumlah 1.105.539 siswa, sedangkan yang tidak lulus berjumlah 601 siswa. “Berarti tingkat kelulusan untuk UN SMK tahun ini juga sangat tinggi, yaitu 99,95 persen sehingga yang tidak lulus hanya 0,05 persen. Tingkat kelulusan ini pun lebih tinggi 0,23 persen dibanding tahun 2011 yang hanya mencapai 99,72 persen,” paparnya.
Dia mengatakan kriteria kelulusan peserta didik pada UN ditentukan dengan penentuan nilai akhir untuk kelulusan terdiri dari 60 persen nilai dari UN dan 40 persen nilai sekolah. “Peserta didik SMA dan sederajat itu dinyatakan lulus UN jika nilai akhir rata-rata paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah empat,” jelasnya. (Antara/nj)
Sumber:http://www.kabar24.com

Lengkapnya klik disini 
Penting tentang Hasil UN disini

Thursday, 31 January 2013

SUKSES UN TANPA BIMBEL


Ujian Nasional seolah menjadikan momok sebagian besar siswa dari siswa SD hingga SMA. Terlebih lagi untuk siswa SMA karena nilainya menjadi pertaruhan saat masuk ke perguruan tinggi negeri. Sehingga saat menjelang UN para siswa berbondong-bondong untuk mengikuti program dibimbingan belajar dengan biaya yang tak sedikit.

Bimbel merupakan alternative lain yang dipilih untuk memperoleh nilai yang baik saat menempuh UN. Bagi siswa yang berduit mungkin hal ini bukanlah masalah, namun bagi siswa yang kurang mampu dalam hal finansial mengikuti program bimbingan belajar sungguh berat. Untuk sekolah saja harus bekerja kerasa apalagi untuk mengikuti program bimbingan yang biayanya mahal.

Sebenarnya bimbel juga bukanlah penentu utama keberhasilan siswa dalam memperoleh nilai baik. Karena bimbel sifatnya sebagai pendukung materi disekolah. Jika tidak bisa mengikuti bimbingan belajar tidak usah berkecil hati ataupun minder, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperoleh nilai yang baik.

Motivasi diri untuk belajar
Motivasi dari dalam diri biasanya memiliki kekuatan yang lebih disbanding motivasi dari orang lain. Ketika dalam diri sudah tertanam motivasi yang kuat maka alam bawah sadar akan bekerja dengan sendirinya untuk menggerakkan diri kita untuk belajar.

Membeli buku bimbel
Yang dipelajari di bimbel sebenarnya adalah buku yang diterbitkan oleh bimbel tersebut. Kita bisa belajar mandiri dari buku tersebut. Jika ada soal yang belum faham bisa ditanyakan kepada teman yang lain atau guru mapel yang bersangkutan.

Optimalkan les di sekolah
Saat menjelang UN sekolah bisanya memfasilitasi siswanya utnuk mengikuti les di sekolah. Dalam les ini biasanya yang disepelekan oleh para siswa dengan berbagai alasan. Padahal les disekolah ini sudah masuk dalam pembayaran SPP. Sehingga ketika kita tidak mengikutinya maka kita akan rugi, karena sudah membayar tetapi tidak menikmatinya.

Optimalkan belajar kelompok
Belajar kelompok juga dapat dijadikan alternative lain. Namun, yang menjadi kendala biasanya adalah komitmen dalam belajar kelompok. Niat awalnya ingin belajar kelompok namun ketika sudah berkumpul semua justru beralih niat. Dalam belajar kelompok ini bisa mendiskusikan materi yang belum difahami, jika terdapat kesulitan dalam hal menjawab soal bisa ditanyakan ke guru mapel yang bersangkutan.

Perbanyak latihan soal
Dengan banyak berlatih soal maka kemampuan materi kita akan senantiasa terasah dengan berbagai tipe soal tersebut. Karena tipe soal UN juga tak jauh dari tahun-tahun sebelumnya, hany saja materi yang sedikit diubah. Soal-soal tahun sebelumnya juga bisa digunakan sebagai referensi soal untuk latihan.

Sedikit tulisan ini mudah-mudahan bermanfaat dan mudah-mudahan bisa memberikan tambahan pengetahuan bagi para pembaca. Mudah-mudahan sukses selalu.