Peristilahan disusun dengan mempertimbangkan aspek yang
sering dipergunakan dalam
peta dan mempunyai nama sangat khas yang disusun
berdasarkan abjad.
Bentang alam (landscape)
panorama alam yang disusun oleh elemen-elemen geomorfologi
dalam dimensi
yang lebih luas dari terain.
Bentuk lahan (landform)
komplek fisik permukaan ataupun dekat permukaan suatu
daratan yang
dipengaruhi oleh kegiatan manusia.
Bentukan asal (morphologic origin)
terbentuknya bentang alam didasarkan atas genesa
(mulajadi).
Denudasi (denudation)
proses pengupasan permukaan bumi dari penutupnya.
Elemen geomorfologi (geomorphologic element)
bagian terkecil dari bentuk lahan yang mempunyai kesamaan
bentuk dan
genesanya.
Erosi (erosion)
serangkaian proses yang menyebabkan sejumlah material bumi
atau batuan
terkikis, diangkut dan dipindahkan ke tempat lain di
permukaan bumi.
Fluvial (fluvial)
aktifitas sungai yang menyebabkan terjadinya erosi,
pengangkutan dan
pengendapan material di permukaan bumi.
Gaya
endogen (endogenous force)
tenaga berasal dari dalam bumi yang menyebabkan terjadinya
pergerakan,
patahan, perlipatan dan vulkanisma di permukaan bumi.
Gaya
eksogen (exogenous force)
tenaga yang berasal dari luar bumi yang menyebabkan
terjadinya perubahan di
permukaan atau dekat permukaan bumi, seperti pelapukan,
erosi, abrasi, denudasi.
Geomorfologi (geomorphology)
adalah ilmu tentang roman muka bumi beserta aspek-aspek
yang
mempengaruhinya.
Hogbek (hogkback)
punggungan pebukitan atau pegunungan dengan puncak tajam
dibentuk oleh
lapisan batuan yang keras dan lereng agak curam.
Kars
(karst)
bentuk bentang alam yang terjadi akibat intensifnya proses
pelarutan batu
gamping sehingga membentuk bentang alam yang khas.
Kuesta (cuesta)
bukit atau gunung yang mempunyai dua kemiringan lereng
berbeda. Permukaan
lereng yang landai searah dengan bidang perlapisan
sedangkan sisi lereng yang
curam memotong bidang perlapisan.
Marin (marine)
aktifitas air laut yang dapat menyebabkan terjadinya abrasi,
pengangkutan dan
pengendapan di lingkungan laut.
Mesa
(mesa)
bukit atau gunung terisolir berbentuk meja, merupakan sisa
denudasi dengan
lapisan batuan datar yang keras sebagai penutupnya.
Morfodinamis (morphodynamics)
bentuk bentang alam yang berkaitan erat dengan hasil kerja
gaya eksogen
air,
angin, es dan gerakan tanah, misal: gumuk pasir, undak
sungai , pematang pantai,
lahan kritis (badlands).
Morfoerasi (morphoerosion)
adalah ragam bentuk erosi yang dapat dipakai sebagai
ukuran tingkat degradasi
bentuk lahan suatu wilayah.
Morfogenesa (morphogenesis)
bentuk bentang alam yang diklasifikasikan berdasarkan atas
mulajadi (genetic)
dan perkembangan bentuk lahan serta proses yang terjadi
padanya.
Morfologi (morphology)
ilmu yang mempelajari bentuk permukaan bumi.
Morfokonservasi (morphoconservation)
pelestarian alam berdasarkan parameter bentuk lahan.
Morfokronologi (morphochronology)
hubungan aneka ragam bentuk lahan dan prosesnya.
Morfometri (morphometry)
aspek kuantitatif geomorfologi suatu daerah, misal:
kecuraman lereng, ketinggian,
kekasaran terrain.
Morfografi (morphography)
aspek diskriptik geomorfologi suatu area, misal: dataran,
pebukitan, pegunungan,
plato.
Morfostruktur aktif (active morphostructure)
bentuk bentang alam yang berkaitan erat dengan hasil kerja
gaya endogen
yang
dinamis termasuk gunungapi, tektonik (lipatan dan sesar),
misal: gunungapi,
punggungan antiklin dan gawir sesar.
Morfostruktur pasif ( passive morphostructure)
bentuk bentang alam yang diklasifikasikan atas dasar tipe
batuan maupun struktur
batuan yang ada kaitannya dengan denudasi, misal: mesa,
kuesta, hogbek, dan
kubah.
Pelapukan (weathering)
proses hancurnya batuan atau mineral permukaan bumi
menjadi bagian yang lebih
kecil atau lunak karena proses fisika, kimiawi dan biologi.
Penampang geomorfologi (geomorphologic cross
section)
adalah irisan tegak bentuk lahan yang mencerminkan
hubungan konfigurasi
bentang alam.
Penutup lahan (land cover)
Segala sesuatu yang menutupi permukaan bumi, baik itu
alamiah atau buatan.
Terain (terrain)
bentuk permukaan ataupun dekat permukaan bumi yang
mempunyai ciri fisik
tertentu.